The Rentenir Ceritakan Kisah Penghianatan Melalui ‘Love Kills, Queen’

Selalu menyenangkan rasanya ketika lagi mumet lalu mendengar lelagu indie-pop yang biasanya bisa membuat perasaan jadi lebih tenang dan kalem. Proses pencarian saya terhadap musik indie-pop mungkin tehenti di 5 atau 6 tahun lalu, sehingga kalau kamu liat library musik saya, bakalan sadar kalau apa yang ada di dalamnya udah outdated banget. Sebenarnya ada juga band indie-pop baru nan muda, terutama di ranah lokal yang saya sukai, yaitu Well Whale. Tapi selebihnya… nggak ada lagi. Hingga pada akhirnya saya menemukan band asal Malang yang memiliki nama unik, yaitu The Rentenir.

Jujur aja, ketika pertama kali mendengar namanya, saya cukup skeptis dengan musik yang mereka bawakan, karena yaa namanya terkesan ngasal dan nggak niat gitu. Setidaknya itu kesan pertama saya, tapi setelah mendengar single terbarunya, Love Kills, Queen’, trio tersebut seakan ingin mengingatkan saya untuk jangan pernah menilai sebuah band dari namanya aja.

Pada ‘Love Kills, Queen’, The Rentenir membawakan musik manis bertempo sedang ala indie-pop yang digabungkan dengan kasarnya raungan distorsi yang mengiringi di belakangnya. Hal tersebut berhasil membuat lagunya terdengar dinamis dan nggak membosankan, karena menyuguhkan elemen yang cukup nggak terduga di tengah lagu.

Secara narasi, ‘Love Kills, Queen’ bercerita tentang sebuah kisah pengkhianatan dan bagaimana untuk menerima kenyataan itu. Sebuah kisah yang tentunya menyedihkan, apalagi kalau didenger di tengah malem sambil ngelamun, dijamin cirambay.

Jujur, saya suka banget sama lagunya, tapi sedikit menyayangkan dengan namanya yang terdengar… teu pisan euy. Karena saya yakin, saya bukan orang pertama yang memandang The Rentenir sebelah mata, hanya karena melihat namanya. Tapi yaa mau gimana lagi, mungkin ada kisah historis dibalik penamannya itu atau gimana. Yaudah, daripada capek mikirin namanya, mending cepet dengerin single kedua The Rentenir. Sekarang!

Show More

Related Articles

Back to top button