Salah Satu Personil Pussy Riot Ditangkap Atas Tuduhan Sebagai Organisator Kerusuhan di Rusia

Sebuah kabar datang dari band punk asal Rusia, Pussy Riot. Salah satu personilnya, Peter Verzilov dikabarkan ditangkap di Rusia dengan tudingan hooliganisme. Setelah dirinya menghilang secara tiba-tiba yang menimbulkan spekulasi bahwa dia telah diculik.

Associated Press mengabarkan bahwa Verzilov ditangkap di rumahnya oleh orang tak dikenal yang mendobrak rumahnya pada Minggu (21/6) pagi. Ngeri banget yaa, friends?

Berdasarkan penuturan dari Pussy Riot, setelah ditangkap, Verzilov kemudian diinterogasi selama 13 jam di bawah kecurigaan bahwa dirinya menjadi salah satu organisator dari kerusuhan yang terjadi pada Juli tahun 2019 yang lalu. Sedangkan mereka mengklaim bahwa pada saat hari kerusuhan, Verzilov sedang berada di Estonia untuk bertemu presiden.

Verzilov adalah personil Pussy Riot yang paling menonjol, dan terkenal ketika pengadilan dari 3 personil pada tahun 2012 karena melancarkan protes di kota Moscow.

Pussy Riot sendiri memang terkenal seringkali aktif dalam berbagai kegiatan aktivisme di Rusia. Salah satu kejadian yang menarik perhatian dunia adalah ketika mereka menyusup ke lapangan pertandingan sepak bola pada saat kegiatan piala dunia berlangsung tahun 2018 yang lalu untuk mencoba menarik perhatian Vladimir Putin.

Verzilov saat ini dilaporkan dijatuhkan hukuman dengan maksimum selama 15 hari di penjara atas tuduhan hooliganisme. Sedangkan hukuman mengenai tuduhan sebagai organisator kerusuhan saat ini belum dijatuhkan kepadanya.

Gimana nih, friends? Ada tanggapan soal berita ini?

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button