Rolo Tomassi Keluar dari Holy Roar Records Menyusul Tuduhan Pelecehan Seksual yang Dilakukan Sang Pemilik Label • RICH MUSIC by REACH & RICH
RICH NEWS

Rolo Tomassi Keluar dari Holy Roar Records Menyusul Tuduhan Pelecehan Seksual yang Dilakukan Sang Pemilik Label

Berita mengejutkan datang dari Rolo Tomassi, unit mathcore asal Inggris yang memutuskan untuk mengakhiri hubungan dengan labelnya saat ini, Holy Roar Records. Hal tersebut terjadi setelah munculya tuduhan pemerkosaan, pelecehan seksual dan perilaku tidak menyenangkan dari sang empunya label, Alex Fitzpatrick.

Entah kenapa beberapa waktu ke belakang, cukup banyak kasus tuduhan pelecehan seksual yang muncul dari para pelaku di scene musik. Pada Selasa (8/9) beredar sebuah postingan di Instagram yang berisi mengenai serangkaian cerita dari seorang korban mengenai perilaku yang telah dilakukan oleh Alex. Bagi kalian yang ingin membaca cerita dari korban, silahkan meluncur ke tautan berikut. Trigger warning yaa, bagi kalian yang sensitif ataupun memiliki trauma tertentu, disarankan untuk tidak membacanya.

Seketika setelah kabar tersebut menyebar, tanpa menunggu lama kuintet tersebut akhirnya mengeluarkan statement bahwa mereka memutuskan untuk keluar dari label yang dimiliki oleh pelaku.

Bukan hanya Rolo Tomassi, beberapa rekan satu labelnya, yaitu Svalbard, Ithaca, dan Palm Reader juga mengungkapkan hal serupa, yaitu mereka memutus hubungan kerja sama dengan Holy Roar Records. Hal tersebut dilakukan untuk menunjukan bahwa mereka semua berada di belakang para penyintas, dan sama sekali tidak mendukung perbuatan pelaku.

Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi lebih lanjut dari pihak Holy Roar Records mengenai kabar tersebut. Semoga dengan semakin banyaknya berita seperti ini membuat kita semua sadar bahwa tidak ada tempat bagi para pelaku pelecehan seksual apapun dan di manapun tempatnya. Selain itu juga kita dapat semakin peka terhadap lingkungan sekitar dan siap membantu ketika ada yang sedang membutuhkan pertolongan, agar kejadian ini tidak lantas terulang kembali.

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Back to top button