Rekomendasi 5 Sub-Genre Musik yang Unik bin Nyeleneh

Di luar genre yang banyak berseliweran ataupun sering didengar oleh kita seperti punk, hardcore, metal, dan yang lainnya, ternyata banyak menghasilkan sub-genre turunan yang terkadang terdengar unik bin nyeleneh. Semakin kalian merselancar lebih jauh di internet, maka saya yakin kalian akan menemukan banyak istilah-istilah baru yang tidak dapat diduga sama sekali. Ada beberapa yang mendapat pelabelan tersebut dari media, tapi banyak juga yang pada awalnya dibuat oleh sebuah band untuk gimmick semata tanpa terlalu serius, tapi pada akhirnya ditanggapi serius oleh pihak lain, dan digunakan untuk mengidentifikasi band yang memiliki sound serupa si pencetus istilah tersebut.

Melihat fenomena tersebut, sebenarnya menurut saya tujuannya sederhana, yaitu untuk mengidentifikasikan sound dari sebuah band secara spesifik. Saya yakin kebanyakan sama sekali tidak bertujuan untuk terlihat eksklusif ataupun ingin memisahkan diri dari suatu scene tertentu. Pada tulisan kali ini, saya ingin membahas beberapa sub-genre aneh bin ajaib yang mungkin belum pernah kalian dengar sama sekali. Mari kita mulai~

Aliencore

Pada dasarnya, aliencore merupakan musik deathcore yang membawakan narasi bertema alien ataupun kehidupan lain di luar angkasa pada lagu-lagunya. Jauh berbeda dibandingkan dengan band-band deathcore pada umumnya yang lebih sering membawakan narasi mengenai tema-tema yang dekat dengan nuansa kegelapan.

Unsur-unsur yang biasa ada pada musik deathcore tetap ada, seperti breakdown, blast beat, vokal dengan style growl, scream, dan pig squeal, serta beberapa elemen lainnya. Jika ditelaah, subgenre ini pertama kali muncul dari Rings of Saturn yang pada tahun 2009 pertama kali muncul dengan musik deathcore yang membawakan tema-tema mencolok dibandingkan band lain yang muncul pada era yang sama, yaitu mengenai kehidupan alien dan luar angkasa.

Nintendocore

Kamu suka bebunyian video game dan musik-musik keras secara bersamaan? Maka nintendocore adalah musik yang cocok buat kamu. Term ini pertama kali muncul sebagai bercandaan dari frontman HORSE the band untuk mendefinisikan sound yang mereka bawakan. HORSE the band membawakan musik heavy metal yang digabungkan oleh bebunyian synthesizer dengan sound 8-bit, khas game-game jadul.

Seiring perkembangannya, musisi nintendocore tidak terpaku pada heavy metal saja, melainkan juga menggunakan berbagai referensi musik lain, seperti hardcore punk, metalcore, hingga grindcore pada musik yang dibawakan. Beberapa nama yang bisa saya rekomendasikan bagi kalian yang baru ingin mendengarkan nintendocore adalah Iamerror, Bla! Bla! Blast!, Microgore, I Shot The Duck Hunt Dog, dan lainnya.

Digital Hardcore

Term ini dipopulerkan oleh frontman dari Atari Teenage Riot, yaitu Alec Empire yang membuat sebuah record label bernama Digital Hardcore Recordings. Musisi yang tergabung pada label tersebut memiliki benang merah yang cukup unik, yaitu memainkan gabungan antara musik hardcore punk dan electronik. Hal tersebut pada akhirnya membuat nama dari label tersebut, ‘digital hardcore’, digunakan untuk mendefinisikan style bermusik tersebut.

Musik ini cocok banget buat kamu yang mau moshing tapi dengan alunan musik elektronik yang terdengar kasar dan agresif. Kalian akan menemukan raungan gitar berdistorsi yang diiringi oleh beat dan berbagai bebunyian elektronik. Pada kemunculannya kebanyaan dari musisi yang memainkan musik tersebut secara narasi mereka membawakan lirik bernuansa politis. Band-band yang memainkan digital hardcore di antaranya adalah Atari Teenage Riot, Rabbit Junk, The Shizit, dan lainnya.

Kawaiicore

Kepopuleran Babymetal di kancah musik dunia kemudian memunculkan sebuah istilah baru, yaitu kawaiicore. Term tersebut merupakan penggabungan antara kata ‘kawaii’ yang berarti lucu/menggemaskan dengan akhiran -core yang biasa digunakan oleh para musisi yang memainkan musik keras nan heavy. Sesuai dengan musik yang dibawakan oleh Babymetal dan yang lainnya, yaitu menggabungkan antara musik J-Pop dan musik metal dan turunannya.

Bayangkan jika idol grup berpenampilan lucu yang berjoget dan bernyanyi namun diiringi oleh musik metal, itulah sedikit gambaran mengenai musik kawaiicore. Pada awalnya mungkin akan sedikit sulit diterima, namun seiring waktu berjalan, banyak orang yang menyukainya dan menjadi pemantik juga grup lainnya untuk muncul, seperti Deadlift Lolita, Necronomidol, Ladybaby, dan masih banyak lainnya.

Blackgaze

Black metal dan shoegaze merupakan kedua musik yang jika sepintas memang cukup bersamaan, namun memiliki sebuah kesamaan, yaitu mengedepankan unsur atmospheric pada musik-musiknya. Pada pertengahan tahun 2000an, Alcest kemudian muncul dengan komposisi berimbang antara kedua musik tersebut, yang kemudian dikenal dengan istilah blackgaze.

Namun, kepopulerannya di ranah mainstream baru muncul ketika awal tahun 2010an di mana Deafheaven muncul dengan album ‘Sunbather’ yang memperoleh pujian dari berbagai media dan kritikus musik. Tentunya hal tersebut tidak langsung dengan mudah diterima, para metal purist sempat mengkritik Deafheaven pada masa, karena musik yang dibawakannya tidak lagi “asli”. Tapi hal tersebut tidak mengubah fakta dan klaim bahwa ‘Sunbather’ merupakan salah satu album esensial untuk musik blackgaze.

Nah, itu dia kelima genre musik yang unik bin nyeleneh hasil kurasi dari Rich Music. Saya yakin, masih banyak genre yang nyeleneh bin ajaib di luaran sana yang belum sempat diulas pada tulisan ini. Jangan marah, dong, coba kasih tahu aja ke kita, siapa tahu nanti dibuat artikel terusannya~

Related Articles

Back to top button