Rekomendasi 5 Band Emo Asal Jepang Yang Mungkin Luput Dari Pantauan Kamu

Selama ini mungkin kita kebanyakan hanya mengenali dan mendengarkan band-band emo asal Amerika, Eropa atau lokal aja. Hal itu mungkin karena banyak media yang memberitakan dan juga banyak teman yang mendengarkan band-band tersebut.

Tapi, pada tulisan kali ini saya bakalan ngasih rekomendasi band-band emo selain dari negara-negara tersebut, friend. Saya akan merekomendasikan beberapa band emo yahud asal Jepang, yang mungkin luput dari pantauan kamu. Karena hingga saat ini, scene emotive di Jepang nyatanya cukup aktif, meskipun mungkin tidak terlalu terdeteksi radar media ataupun pendengar dari negara lain.

Oleh karena itu, saya ingin merekomendasikan 5 band emo asal Jepang yang nyatanya nggak kalah keren dibanding band-band emo asal barat. Semoga melalui artikel rekomendasi ini, bisa jadi referensi baru ataupun alternatif bagi kamu yang lagi giat-giatnya eksplorasi ataupun yang emang lagi doyan sama band-band emotive yaa, friend! Mari kita mulai~

falls

via bandcamp.com

Jika kebanyakan band emo di Jepang tidak bisa lepas dari influence toe pada musiknya, maka falls adalah salah satu band yang berhasil lepas dari bayang-bayang tersebut. Trio tersebut mengambil permainan gitar njelimet ala toe yang dikombinasikan dengan ketukan drum upbeat serta part vokalnya yang terdengar pop-y sehingga yang lebih sing along-able.

Band yang sempat melakukan tur Indonesia bersama Forests asal Singapura pada tahun 2019 ini sangat cocok bagi kalian penyuka Algernon Cadwallader.

envy

via bcbits.com

Merupakan band yang bisa dikategorikan sebagai veteran di scene emotive/post-hardcore Jepang. Karena selain sudah terbentuk sejak 1992, Envy juga cukup meng-influence band-band yang muncul pada generasi setelahnya. Musik yang dibawakan oleh sekstet tersebut menggabungkan antara musik hardcore, screamo, dan juga post-rock. Hal tersebut membuat Envy memiliki karakter yang khas dengan kemampuan mereka menguasai dinamika untuk menimbulkan sound yang brutal sekaligus sendu dalam waktu bersamaan.

Sejauh ini Envy telah mengeluarkan 6 EP, 7 Album, dan 7 Split bersama berbagai band, termasuk Jesu dan Thursday. Keren banget kan discography-nya, friend? Hingga saat ini, Envy juga masih aktif dan baru saja mengeluarkan album berjudul ‘The Fallen Crimson’ pada Februari 2020 yang lalu.

by the end of summer

via facebook.com

Band ini pertama kali saya temukan tidak sengaja ketika melakukan eksplorasi tagemo” di Bandcamp. Kemudian, setelah mendengarnya, saya tidak kecewa. Walaupun saya akui nyanyian sang vokalis pada band ini tidak memiliki vokal yang istimewa, namun menurut saya itulah salah satu keunggulan dari kuartet ini.

Melalui vokal yang terdengar raw, justru dapat menyampaikan emosinya secara langsung dan terasa jujur. Hal tersebut buat saya pribadi tidak terlalu mengganggu, karena saya tetap bisa menikmati musiknya.

the cabs

via jpopasia.com

Band yang sudah membubarkan diri ini bermain di ranah antara math-rock, indie-rock dan juga post-hardcore/emo. Pada lagu-lagunya, the cabs menyuguhkan musik yang dinamis, tidak jarang ketika kalian dibawa sendu dengan aransemen yang mendayu, lalu kemudian berpindah kepada sisi yang lebih emosional melalui teriakan yang seakan menyahut vokal utama dan juga musik yang berubah lebih agresif.

Walaupun begitu, menurut saya the cabs akan cukup mudah diterima bahkan bagi yang sebelumnya tidak terlalu menyukai musik math-rock dengan komposisi yang njelimet, karena mereka memadukan setiap elemennya agar terasa pas dan tidak berlebihan atau saling menutupi. Bagi kalian penyuka band-band math-rock seperti Uchu Conbini, tricot, ataupun band indie-rock seperti Indigo La End, saya rasa akan menyukai band ini.

Sans Visage

via uniteasia.org

Bagi kalian penikmat musik screamo namun suka juga dengan komposisi yang njlimet, maka Sans Visage adalah jawabannya. Menggabungkan energi agresif dari screamo dengan sedikit bumbu math-rock membuat komposisi dari band ini cukup menarik jika dibandingkan dengan beberapa band serupa.

Teriakan yang terdengar angsty, sound gitar yang twinkly, dan ketukan drum yang ganjil akan menjadi sajian utama dari Sans Visage. Sedikit banyak mengingatkan saya akan Loma Prieta, namun dengan sound yang lebih “ramah”.

Nah, itu dia beberapa rekomendasi band emo asal Jepang yang bisa coba kalian dengarkan. Semoga ada yang kamu suka dan akhirnya kamu masukin ke playlist musik kamu ya, friend!

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button