‘Pine Away’, Ajakan Grief. untuk Menerima Hal di Luar Ekspektasi

Menurut saya ekspektasi merupakan sebuah hal yang berbahaya, karena jika dipatok terlalu tinggi terhadap sesuatu, akhirnya kita hanya mendapatkan sebuah bayangan semu mengenai apa yang kita harapkan terjadi pada hal tersebut. Karena sering kali sesuatu yang kita antisipasi dengan menaruh ekspektasi yang tinggi, pada akhirnya malah tidak sesuai dan berujung pada kekecewaan yang kita rasakan. Mungkin itu salah satu asal-muasal ungkapan ‘expectation kills’, mungkin. Nggak tahu juga, sih. Sok tahu aja dulu, seperti biasa~

Hal tersebut lah yang coba disampaikan oleh unit hardcore/metalcore asal Bandung dan Jakarta, Grief. pada single terbarunya, Pine Away. Secara spesifik, melalui siaran pers yang mereka kirimkan ke tim redaksi Rich Musik, ‘Pine Away’ mengajak kita untuk mencoba menerima ekspektasi yang nggak terwujud. Ketika menghadapi suatu kegagalan, pastinya akan ada berjuta pertanyaan yang muncul dalam kepala kita mengenai penyebab hal tersebut dapat terjadi. Tapi, ada baiknya kita melihat sisi lain dari kegagalan tersebut, yang tentunya bernilai lebih positif. Jangan terlalu dipikirkan, karena acceptance is the key to be truly free. Edan, keren nggak, tuh?!

Pada ‘Pine Away’, Grief. mengajak vokalis dari Transtitions asal Malaysia, Shahril Redzwan untuk mempertegas rasa yang ada pada lagu ini. Menurut pengakuan mereka juga, pada single ini terdengar lebih ‘gelap’ baik secara lirik ataupun musik jika dibandingkan rilisan terdahulunya. Hmm… buat ngebuktiinya mungkin kamu harus denger kesuluruhan discography Grief. dulu biar makin yakin.

Tentunya, perilisan single terbarunya ini bukan tanpa maksud, friend. Kabarnya, ‘Pine Away’ akan menjadi gerbang pembuka menuju double-single yang akan dirilis oleh Grief. dalam waktu dekat ini. Sementara itu, sambil nunggu tanggal rilis pastinya, mending kita nikmatin dulu suguhan teranyar dari Grief., ‘Pine Away’ di bawah ini, friend!

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button