Perkenalkan The Store Front, Platform Digital Lokal Baru Untuk Para Musisi Independen

Pada tulisan Rich Music beberapa waktu lalu, sudah dibahas secara tuntas mengenai perbandingan antara platform Spotify dan Bandcamp dalam hal memberikan keuntungan terhadap seorang musisi. Baik itu dari segi kemudahan mempublikasi karya hingga timbal balik yang bisa dirasakan oleh para musisi ketika mengunggah karyanya pada platform tersebut.

Kalau berbicara mengenai konteks timbal balik atau feedback, Bandcamp memang lebih unggul dengan pembagian sekitar 80% dari hasil pembelian karya yang dilakukan oleh pendengar akan langsung masuk ke kantong sang musisi. Jika dibandingkan dengan Spotify yang menggunakan pay-per-stream dengan hitungan hanya $0.0005 per satu kali pemutaran lagu. Kecil banget kan, friend? Buat band yang namanya sudah populer mungkin hal tersebut bukanlah masalah, mengingat banyaknya jumlah stream yang dilakukan per harinya, tapi kalau buat band-band independen yang masih merintis? Pastinya nggak kerasa hasilnya, friend!

Namun, kemudian muncul masalah baru lagi bagi para musisi yang ingin menggunakan Bandcamp, yaitu sistem pembayaran yang terbilang cukup ribet untuk orang Indonesia, karena harus menggunakan Paypal, dll. Melihat peluang tersebut, Noisewhore, sebuah promotor musik sekaligus webzine meluncurkan sebuah platform untuk mengatasi hal tersebut yang bernama The Store Front.

Secara cara kerja kurang lebih sama dengan apa yang dilakukan oleh Bandcamp, yaitu menjual digital release dari lagu-lagu yang dimiliki oleh para musisi independen. Namun, ada beberapa hal yang berbeda tentunya, friend. Yaa buat apa bikin platform baru kalau fiturnya masih sama aja, kan? Hehehe.

Pertama, The Store Front memberlakukan potongan yang lebih rendah dibanding Bandcamp, yaitu hanya mengambil 10% saja dari setiap transaksinya, yang berarti 90% penjualan langsung masuk ke kantong si artis. Udah nguntungin banget atuh itu mah.

Kedua adalah transparansi. Setiap bulannya, musisi yang terdaftar pada The Store Front akan mendapatkan laporan mengenai berapa jumlah uang yang diterima, potongan, dan informasi lainnya. Hal tersebut tentunya penting banget, untuk melihat bagaimana cashflow yang terjadi pada platform tersebut. Sebuah hal sederhana, tapi penting banget.

Ketiga adalah transaksi yang lebih mudah dilakukan. Kalau kamu mau transaksi di The Store Front, caranya gampang banget, friend. Ada beberapa pilihan yang bisa kamu pilih sesuai keinginan. Mulai dari berbagai bank, sampai e-wallet kesukaan kamu juga bisa dipakai. Jadi, akses pembayarannya lebih gampang, karena memang digunakan pada kegiatan sehari-hari.

Jadi, tunggu apalagi? Yuk, buruan support musisi idola kamu dengan cara membeli karyanya melalui The Store Front. Selain bakal dapet lagu-lagunya dengan kualitas terbaik, pada beberapa rilisan juga termasuk dengan digital booklet, loh! Collectible banget pokoknya mah. Cocok buat kamu yang nggak terlalu suka belanja rilisan fisik, tapi tetep pengen punya koleksi lagu secara legal.

Memang, untuk saat ini katalognya masih terbatas, tapi saya yakin semakin lama berjalan, katalognya akan semakin lengkap dan tentunya memberi banyak pilihan buat kamu sebagai pendengar musik.

Ayo bikin user-nya dan belanja dari sekarang!

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button