Pengin Tahu Sisi Lain Dari Musik Punk? Coba Tonton 5 Film Dokumenter Punk Ini!

Sebuah film dokumenter yang bagus menurut saya adalah ketika film tersebut mampu memainkan emosimu secara langsung ketika kamu sedang menontonnya. Entah itu membuatmu geram ketika mengetahui fakta yang terjadi di dunia atau pun membuat senang dan bersemangat ketika kamu mengetahui sesuatu yang baru lewat film tersebut.

Mungkin itu yang saya rasakan selepas menonton lima film dokumenter musik punk di daftar ini. Waktu menontonnya, saya merasa seperti dibawa ke backstage dan tongkrongan band-band yang di dalam dokumenter tersebut. Hal-hal yang awalnya saya anggap mitos mengenai punk dan beberapa cerita dari band-band punk dibahas dengan narasi dan penyampaian yang porsinya pas dan menyenangkan. Selain itu, saya rasa film-film di daftar ini bisa membuka khasanah pengetahuanmu seputar punk yang mungkin belum pernah dibahas oleh media atau format lain.

Oke nggak perlu panjang lebar lagi, kita langsung masuk ke daftarnya!

1. Turn It Around: The Story Of East Bay Punk (2017)

via kerrang.com

Film ini membahas tentang pergerakan scene punk di daerah pantai timur San Fransisco, AS yang sangat krusial bagi perkembangan musik punk dan pop punk untuk sampai di statusnya di kancah permusikan hari ini. Dokumenter yang diproduseri oleh Green Day ini disajikan dengan narasi yang ringan dan tampilan visual animasi yang eyecatchy, jadi kamu nggak bakalan bosen sama tipikal visual dokumenter yang kebanyakan nampilin foto doang.

Yang bikin dokumenter ini keren, kamu bakal diberikan penjelasan kenapa citra konyol dan humoris seringkali menempel di beberapa band punk dan pentingnya sebuah ekosistem kolektif yang bisa bikin semua band dari suatu daerah bisa berkembang bersama. Recommended buat ditonton!

2. Another State Of Mind (1984)

via imdb.com

Sekitar 20 tahun yang lalu di Amerika, banyak musisi punk rock lagi gencar-gencarnya melakukan gerilya untuk tetap bisa bermain di mana pun dan berusaha untuk bisa dapet penghasilan dari musik yang konon dianggap sampah sama mayoritas orang di sana. Dari sekian banyak band yang melakukan hal tersebut, dua band muda (di tahun itu) yang bernama Social Distortion dan Youth Brigade memberanikan diri untuk tur keliling Amerika dengan modal finansial dan pengalaman tentang tur yang super minim. Perjalanan tur mereka tersebut memberikan banyak pelajaran bagi mereka tentang hidup, kepercayaan, dan jati diri.

Nah dokumenter ini bakal membawamu ke dalam mobil bus sekolah yang disulap jadi mobil tur sama kedua band tersebut. Kamu bakal disuguhi kejadian nyata apa yang terjadi di sebuah tur band punk di zaman ketika belum ada sponsor skateboard atau minuman energi mau memberikan sokongan dana untuk band-band punk.

3. The Other F Word (2011)

via pinterest.com

Apa jadinya ketika para punggawa band punk mulai memasuki umur ketika mereka harus mulai ‘melunak’ demi mendidik anaknya sendiri? Itulah yang menjadi topik pembahasan utama dari film dokumenter karya Andrea Blaugrund Nevins ini.

Film yang menggunakan sosok vokalis Pennywise, Jim Lindberg sebagai pewawancara ini akan mengajakmu untuk memahami sesuatu yang bernama kompromi. Ada apa dengan kompromi? Ya, barangkali kamu lupa. Punk rock ‘kan sering identik dengan pergerakan anti-otoritas alias hirup aing kumaha aing yang nggak mau dengerin apa kata orang lain. Ya jadi kontradiktif dong sama tugas mereka untuk mendidik anak yang penuh dengan wejangan dan perintah. Nah, di film ini kamu bakal melihat perjuangan para musisi punk untuk tetap bisa relevan dengan etos punk tersebut tapi tetep harus bisa mendidik anak dengan cara yang mereka percayai. Fatherhood is tough, cuy!

4. Filmage: The Story Of Descendents/ALL (2013)

via pinterest.com

Sebagai band yang logonya sering ‘dicuri’ sama band-band lain, Descendents emang punya pengaruh gede buat banyak band dari berbagai genre. Tonton aja dokumenter ini, deh. Kamu bakal dibawa ke perjalanan sejarah band yang konon salah satu pionir pop punk di dunia ini secara komprehensif dan seru.

Oh, bagian favorit saya ada di bagian bonus DVD-nya. Ada satu segmen wawancara yang isinya hanya soal pemain bass Descendents yang pertama, yakni Tony Lombardo. Bagi saya, he’s the real Descendents guy. Mungkin banyak orang yang selalu suka Milo karena ikonik, tapi ayolah, Tony Lombardo yang bikin semua band pop punk pengen punya bass line keren di lagu-lagunya. Plus, kalau kamu pikir Milo adalah the ultimate geek, tonton segmen Tony dan kamu akan tahu Milo tidak sebanding dengannya.

5. The Decline Of Western Civilization (1981)

via wearemutants.com

Saya punya prinsip yang selalu saya pegang teguh sampai hari ini. Saya tidak akan memercayai seorang ‘punk’ kalau dia tidak pernah menonton film dokumenter karya Penelope Spheeris ini. Cuy, ini mah wajib hukumnya. Call me a snob or anything, tapi inilah dokumenter punk yang paling krusial.

Dokumenter ini bakal membawamu ke dunia hardcore punk di awal tahun 80an yang super liar. Di masa ketika X terlalu ber-skill buat jadi band punk dan Black Flag di blacklist dari setiap venue musik karena yang nonton mereka selalu rusuh dan merusak tempat. Jadi kalau kamu berpikir Billie Joe marah-marah dan banting gitar waktu di IheartRadio itu punk, itu nggak sebanding sama apa yang kamu bakal tonton di dokumenter ini. Punk as f*ck!

Itulah rekomendasi film yang bisa kamu tonton di waktu senggang. Semoga bisa menjadi tontonan yang berfaedah sekaligus membuka wawasan baru buatmu ya, friend! Enjoy!

Related Articles

Back to top button