Pendiri Perusahaan Kompas Gramedia, Jakob Oetama, Dikabarkan Meninggal Dunia

Tak bisa dipungkiri peran media sangat berpengaruh terhadap pertemuan saya dengan berbagai musik yang pada akhirnya saya sukai saat ini. Bukan hanya media berupa TV atau radio saja, tapi media cetak juga memiliki peran yang sama pada proses tersebut. Saya yakin kalian juga merasakan hal tersebut. Masih ingat bagaimana saya membaca beberapa majalah ataupun buku yang berkaitan dengan musik pada salah satu toko buku terbesar yang ada di Indonesia, Gramedia. Walaupun pada akhirnya nggak jadi beli apapun, tapi ada informasi yang saya dapat dari kunjungan tersebut. Salah sih, tapi yaa gimana dulu waktu masih sekolah mah sedikit banget uang jajannya. Hheu.

Sangat disayangkan, berita duka datang dari pendiri induk perusahaan Gramedia, yaitu Kompas Gramedia, bernama Jakob Oetama, yang menghembuskan nafas terakhir pada Rabu (9/9) kemarin. Dikabarkan beliau meninggal karena mengalami gangguan multiorgan, selain itu, usianya yang sudah cukup lanjut juga menjadi salah satu penyebab dari sulitnya proses penyembuhan.

Almarhum mengawali karirnya sebagai seorang guru, lalu kemudian beralih menjadi wartawan, hingga akhirnya mendirikan Kompas Gramedia bersama rekannya. Hal tersebut dilakukan dengan sebuah misi mulia, yaitu untuk mencerdaskan bangsa Indonesia melalui berbagai anak perusahaan, salah satunya adalah toko buku Gramedia.

Meskipun tidak mengenalnya secara personal, saya yakin kalau kita semua bersepakat bahwa akibat jasa beliaulah kita dapat dengan mudah mengakses dan membeli berbagai macam buku yang kita minati hingga pada akhirnya mendapatkan berbagai pengetahuan baru.

Akhir kata, kami dari tim Rich Music Online mengucapkan turut berduka cita atas kepergian almarhum Jakob Oetama. Semoga segala jasa yang telah dilakukan oleh beliau mendapatkan balasan dan diberi tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin.

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button