Merunut Kembali Berbagai Gimmick Panggung Gokil dari Mesin Tempur

Mesin Tempur adalah salah satu pentolan musik grindcore dari kota Bandung yang cukup “misterius”. Sudah jadi rahasia umum bahwa para personil yang bersembunyi dibalik topeng-topeng berwarna hitam putih di band tersebut adalah nama-nama besar yang acap kali berseliweran di perhelatan musik cadas kota Bandung. Nah, paham ‘kan maksud “misterius” yang saya maksud?

Berbicara soal Mesin Tempur tentu tak luput dari trek-trek yang cukup akrab di telinga kuta seperti “Beca Tiguling”, “Mari Membaca”, atau bahkan “Intisari”. Banyak lagu dari mereka memang terkesan komikal, tetapi dari segi produksi musik Mesin Tempur tidak terasa main-main. Buktinya musik yang mereka mainkan masih berkualitas apabila ditilik dari sudut musik cadas.

Tapi mungkin karena awalnya Mesin Tempur adalah band senang-senang yang humoris, aksi panggung mereka pun akhirnya tak luput dari berbagai macam aksi konyol sekaligus menggelitik. Banyak gimmick yang mereka tampilkan seakan seperti sebuah euforia tersendiri ketika banyak penonton selesai menonton set mereka pada suatu perhelatan. Termasuk saya. Untuk memberikan apresiasi bagi Mesin Tempur sekaligus penghormatan kepada alm. Eben yang konon merupakan salah satu personilnya, berikut saya paparkan beberapa gimmick panggung terbaik dari Mesin Tempur. Silahkan membaca!

Membagikan uang ke penonton di Hammersonic

Youtube Player

Ketika beraksi di panggung Hammersonic 2015, Mesin Tempur kedapatan melakukan praktik sawer dengan celotehan yang cukup sarkas. Sang vokalis memberikan pernyataan bahwa band mereka “lebih hip hop dari pada band hip hop” itu sendiri. Lantaran hanya mereka yang mampu membagikan uang ketika di atas panggung. Walhasil, uang receh dan pecahan 2000-an berhamburan di lautan moshpit Hammersonic ketika mereka tampil saat itu. Aya-aya wae.

“Menyumbangkan” mie instan ke penonton di Synchronize Fest

Youtube Player

Di gelaran Synchronize Fest, lagi-lagi Mesin Tempur membuktikan kalau mereka memang band cadas mapan. Sang vokalis spontan “menyumbangkan” mie instan kepada penonton sambil meneriaki mereka “sepertinya kalian butuh karbohidrat, untuk semangat ber-moshing ria”. Tak lama kemudian, mereka langsung melempari penonton dengan hujanan bungkus kuning dari mie instan. Ternyata Mesin Tempur juga band yang penuh kasih sayang ya sampai peduli dengan gizi para penonton. Eh tapi kan mie instan enggak terlalu bergizi? Eh tapi… ya sudahlah.

Kancut dan beha terbang bebas di Bandung

Youtube Player

Jika banyak band yang bangga karena sering kedapatan dilempari pakaian dalam oleh penontonnya, Mesin Tempur malah melakukan sebaliknya. Dasar band gemblung, mereka dengan seenak udelnya menghamburkan berbagai pakaian dalam pria dan wanita dalam berbagai ukuran ke penonton. Oh mungkin ini juga salah satu bukti kalau Mesin Tempur menyayangi penontonnya. Siapa tahu para penonton di set mereka selangkangannya basah penuh keringat sehabis moshing, jadi Mesin Tempur memberikan kancut ganti untuk mereka.

Memajang ayam jago di panggung

Youtube Player

Sepertinya selera humor Mesin Tempur untuk aksi yang satu ini emang udah next level. Konon kemunculan hewan unggas tersebut untuk menyimbolkan salah satu tembang mereka yang berjudul “Sex Hulu Hayam”. Sampai sekarang saya pun masih tidak paham apa hubungannya seks bebas dengan kepala ayam. Ah tapi keputusan Mesin Tempur untuk membawa ayam ke atas panggung lumayan menghibur sih.

Related Articles

Back to top button