Lima Film Dokumenter Band ‘Antah Berantah’ Keren Yang Wajib Kamu Tonton

Kalau ngomongin film dokumenter soal musik, biasanya yang selalu jadi objek pembahasannya adalah sebuah musisi atau unit musik yang reputasinya udah wahid. Atau kasarnya, udah cukup terkenal lah di segmennya. Ambil contoh kayak dokumenter Filmage yang ngebahas tentang jatuh bangunnya karir band punk seminal Descendents atau Instruments yang ngebahas tentang Fugazi. Dua nama band itu mah udah nggak aneh lagi di kuping para pendengar musik so-called cutting edge. Ya meskipun konten cerita yang disajikan di filmnya memang menarik, tapi jadinya nggak ada nutrisi baru tentang ranah musik tempat bernaungnya mereka.

Nah yang saya suka adalah suatu dokumenter yang meng-highlight band-band ‘obscure’ alias antah berantah. Namanya mungkin nggak terkenal dan kiprahnya pun mungkin nggak semasif band-band favoritmu, tapi perjalanan karir dan perspektif cerita mereka soal scene musik itu bakalan jadi hal yang unik buat disimak, friend. Oleh karena itu, kali ini saya mau membagikan lima film dokumenter dari band-band yang ‘obscure’ tapi penuh nutrisi alias bisa membuka cakrawalamu tentang scene musik lebih luas. Okay, here’s the list!

Guitar Wolf Rock ‘N Roll Circuit Goes To America (1998)

Bukan. Band ini bukan kayak Man On The Mission mentang-mentang ada ‘wolf’ di namanya. Guitar Wolf adalah sebuah unit garage/noise rock asal Jepang yang fenomenal. Kalau kamu belum familiar dengan sound noise rock, kamu kayaknya pasti bakalan sakit kuping pas dengerin lagu-lagu mereka. Full distorted evil guitar tone, friend!

Film ini mendokumentasikan perjalanan tur Amerika pertama mereka di tahun 1998 silam. Mungkin kamu pikir cuma Hi-Standard atau Shonen Knife doang band Jepang yang sukses di luar negeri. Kamu salah besar. Tonton film ini dan ketahuilah sosok Guitar Wolf itu nyatanya lebih keren dari dua band itu. Fight Me.

A Band Called Death (2012)

Kalau kamu berpikir Bad Brains adalah band punk rock pertama yang digawangi oleh personil yang berkulit hitam, kamu salah besar. Justru Death-lah yang memulai pergerakan sebagai ‘black punk’ di pertengahan tahun 70an silam di Amrik. Well, secara musik emang nggak seagresif kayak apa yang Bad Brains mainin sih sebenernya.

Film ini adalah bukti kalau nama Death itu nggak bisa di-diss begitu aja dari sejarah punk rock. Karena sebelum Bad Brains menggegerkan dunia dengan sound hardcore punk yang mereka mainkan, Death udah melakukan dan memikirkannya duluan.

The Decline Of Western Civilization Part III (1998)

Film ini merupakan bagian terakhir dari trilogi “The Decline” besutan sutradara Penelope Spheeris. Trilogi “The Decline” berkutat mengenai pembahasan mendalam mengenai beberapa scene musik yang fenomenal di zamannya masing-masing. Yang pertama ngebahas scene hardcore punk, yang kedua ngebahas heavy metal, dan yang ketiga ini ngebahas scene street/gutter punk secara mendalam.

Konten film ini menarik banget mengingat dikit banget eksposur terhadap sub-genre punk yang satu ini. Mungkin karena citra yang melekat pada street/gutter punk udah terlanjur ‘asing’ jadinya jarang diekspos secara mendalam. Oh iya, bagian favorit saya di film ini adalah bagian highlight band punk Naked Agression. Sangat politis tapi masuk akal. No spoiler ah, lacak film ini dan tonton langsung aja, friend!

We Jam Econo (2005)

Akuilah, citra SST Records selalu identik dengan Black Flag. Padahal banyak band di dalemnya yang nggak kalah keren sama Black Flag. Salah satunya adalah Minutemen. Band ‘art punk’/acid jazz yang dibentuk di San Pedro, Amrik. Saing kerennya ini band, banyak penonton punk di zaman itu yang nggak ngerti sama musik yang mereka mainin dan walhasil, malah banyak penonton yang ngejek mereka pas manggung. Tapi lambat laun reputasi mereka mulai membaik dan nama mereka sampai hari ini lumayan harum di kancah punk rock.

Film ini menceritakan kiprah Minutemen dari awal sampai akhir karirnya ketika vokalis dan gitarisnya, D. Boon, meninggal karena kecelakaan mobil yang fatal. Setelah meninggalnya Boon, personil lain memutuskan untuk menghentikan Minutemen karena mereka rasa Boon-lah nyawa utama di Minutemen. Tragis.

Teengenerate Get Action! (2014)

Di poin pertama, saya udah bahas Guitar Wolf yang berhasil menembus pasar Amerika. Nah sebenernya, mereka nggak bakalan bisa ke Amerika sebelum dibukain jalurnya sama band yang satu ini. Mereka adalah Teengenerate. Unit garage punk asal Shimokita, Jepang yang berumur pendek (1993 – 1995) tapi udah ngerilis lebih dari 70 lagu dan puluhan rilisan di luar negeri. Gila!

Film ini menelusuri perjalanan karir Teengenerate yang sangat singkat tapi bermakna besar untuk berbagai orang di kancah musik Jepang dan luar negeri. Satu pelajaran yang saya petik dari film ini adalah jangan pernah pilih-pilih dalam ngambil kesempatan. Teengenerate bisa rilis banyak lagu, tur luar negeri, dan jadi legenda karena mereka ngehantem semua kesempatan yang mereka dapet buat bikin rilisan di luar negeri. Mau labelnya antah berantah, ambil aja. Persetan prestise harus label ‘gede’, yang penting dirilis di luar negeri!

Nah itu dia lima film dokumenter yang wajib kamu lacak. Selamat menonton, friend!

Related Articles

Back to top button