Lifetime, Sang Penyempurna Dan Pengasih Melodic Hardcore Untuk Generasi Sekarang

Oke oke, saya yakin kalau kamu langsung bisa berasumsi untuk menaksir Rich Music Online sebagai media musik overrated setelah membaca judul tulisan ini. Memang betul sudah ada beberapa tulisan mengenai melodic hardcore lainnya yang kami bahas di sini, tapi so what? Itu tugas kami. Memberikan referensi dan meluruskan asumsi dan persepsi melalui runutan sejarah musiknya.

Terserah mau dibilang lebay juga, tapi pada nyatanya memang masih banyak yang salah kaprah akan istilah melodic hardcore. Meski di salah satu tulisan teman saya soal melodic hardcore memberikan sugesti kalau pada akhirnya genre tersebut adalah open interpretation, saya nggak sepenuhnya setuju. Ini melodic hardcore, bukan punk yang bisa dileburkan ke berbagai genre musik karena memang bentuknya nggak sebatas gaya bermusik aja. Sejak kehadiran awalnya, istilah melodic hardcore memang mengacu kepada sebuah variasi gaya bermusik, bukan attitude total fuck you yang sering dilekatkan pada punk. See what I mean?

Baca juga: Dinamika Melodic Hardcore Dari Masa ke Masa

Dan ketika berbicara melodic hardcore, hanya ada satu band yang muncul di benak saya dan yang saya anggap cuma satu-satunya band yang cocok untuk menyandang genre tersebut sampai akhir masa nanti. Mereka adalah Lifetime. Lifetime adalah band melodic hardcore yang dibentuk pada tahun 1990 di New Jersey, Amerika Serikat oleh vokalisnya, Ari Katz dan gitarisnya, Dan Yemin. Keduanya sering bertukar sapa dan bertemu secara intens karena mereka terlibat langsung di scene musik hardcore sekitaran New York dan New Jersey.

via mycentraljersey.com

Ketika mereka berdua memutuskan untuk membentuk Lifetime, mereka berdua sepakat untuk menggubah suatu sound musik hardcore yang mendobrak norma hardcore itu sendiri. Karena di era 90an, hal yang disebut sebagai musik hardcore adalah tipe-tipe musik ‘galak’ ala Judge, Earth Crisis, dan Strife. Kasarnya mah, benih-benih hardcore tough guy udah muncul di era itu, friend. Nah mereka memilih untuk bermain lebih melodic dan menggunakan pendekatan lirik yang lebih personal. Hal yang lumayan ‘berbahaya’ bagi band hardcore di era itu, karena kalau salah persepsi sedikit nantinya malah jatuh ke lubang emo. It’s the 90s by the way.

via last.fm

Tapi setelah mereka menambah beberapa personil tetap dan merilis album perdana mereka di tahun 1993 yang bertajuk Background, Lifetime berhasil membuktikan kalau hardcore yang nuansanya lebih melodius adalah suatu kreasi yang sukses. Malahan dua album mereka selanjutnya, Hello Bastards dan Jersey’s Best Dancers berhasil mematenkan sound melodic hardcore sebagai sebuah trademark sampai hari ini. Nggak percaya? Coba kamu bandingin aja sound-sound band kayak New Found Glory atau bahkan The Story So Far sama beberapa lagu Lifetime deh. Kamu pasti ngeh seberpengaruh itu Lifetime terhadap perkembangan musik melodic hardcore atau your so-called sadboy pop punk. Semuanya berkat Lifetime.

Fun fact to flex your knowledge, bahkan band emo mahsyur Saves The Day pun bermula sebagai band cover version dari Lifetime. Fakta itu tersirat jelas di dua rilisan awal Saves The Day yang berjudul Can’t Slow Down dan Through Being Cool. Dua album itu punya sound melodic hardcore yang Lifetime banget. Nyangka nggak tuh band yang dipuja-puji para emo kid karena lagu “At Your Funeral”-nya ternyata emang fanboy Lifetime? Lifetime rules, okay?


Meski kiprah Lifetime nggak terlalu diketahui (atau diperhatikan?) oleh banyak pendengar musik di sini, apa yang mereka lakukan di tahun 90an ketika membentuk dan mengolah melodic hardcore itu patut diapresiasi. Mereka memberikan sebuah kontribusi yang super signifikan terhadap bagaimana perkembangan musik melodic hardcore dan so-called pop punk ke depannya. Tapi yaaa, seperti biasalah friend. Di era sekarang di mana arus informasi dan akses yang terlalu dimudahkan, terlalu banyak pendengar musik yang terlalu terlena terhadap musik yang itu-itu saja dan nggak mau ngulik ke dalem. Padahal jelas-jelas Lifetime-lah yang merealisasikan cetak biru melodic hardcore yang sebelumnya digubah oleh 7Seconds sampai Gorilla Biscuits. They should get more attention because they rule. Know your history.

Dengarkan Lifetime di sini.

Related Articles

Back to top button