Go Ahead and Die, Proyek Musik Terbaru Max Cavalera Bersama Anaknya

Salah satu dedengkot metal yang sudah berkarir melalui berbagai band seperti Sepultura, Soulfly, dan Cavalera Conspiracy, Max Cavalera, baru saya mengumumkan bahwa dirinya membentuk sebuah band death metal baru bersama anaknya yang diberi nama Go Ahead and Die. Berbeda dari beberapa proyek musik terdahulunya, kali ini dirinya mengambil pengaruh dari death dan trash metal yang digabungkan dengan musik punk rock. Nggak kebayang brutalnya bakal kayak gimana saya mah.

Bukan hanya mengajak Igor Amadeus Cavalera, sang anak, Max juga mengajak drummer dari Khemmis / Black Curse, yaitu Zach Coleman untuk melengkapi formasinya menjadi sebuah trio.

“Sebuah kolaborasi unik antara ayah dan anak yang akan membawa nuansa old school dengan attitude yang baru!” ungkap Max. “Riff gitar gahar dan lirik yang abrasif dari Igor, serta permainan drum yang brutal dari Zach Coleman sangat menginspirasiku!”

Nuclear Blast Records dikabarkan akan menjadi rumah bagi Go Ahead and Die untuk merilis karya-karyanya.

Zach Coleman juga menyatakan bahwa dia sangat bersemangat untuk menjadi bagian dari Go Ahead and Die.

“Aku tidak bisa lebih bersemangat lagi untuk menjadi bagian dari Go Ahead and Die, terlebih untuk merilis album melalui Nuclear Blast! Aku merasa kami dapat menangkap agresi melalui label tersebut. Lagu kami merupakan penggabungan antara old school (metal/punk era ’89) dan sound yang lebih modern merefleksikan apa yang terjadi di sekitar kita saat ini. Protes dan bertahan hidup!” tambah Zach Coleman.

Penasaran banget gimana jadinya proyek musik ayah-anak ini. Tapi sabar dulu, sampai berita ini ditulis, mereka belum mengeluarkan karya apapun, mungkin nanti mau langsung sekalian rilis album. Entahlah. Mari kita tunggu sama-sama, friend!

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button