Gimana Jadinya Kalau Scott Raynor Masih Di Blink-182 Dan Travis Nggak Pernah Masuk?

Citra Travis Barker dengan Blink-182 sudah terlalu lekat, friend. Semenjak kehadirannya di debut album label mayor Blink yang berjudul Enema Of The State, Travis langsung mencuri perhatian karena dua hal: 1. Dia masuk ngegantiin drummer Blink yang lama, Scott Raynor 2. Permainan drum Travis mayan jauh banget sama gaya bermain Scott yang dianggap sebagai “signature melodic punk drumming”. Tapi ya kalau mau ngebahas teknik sih, emang skill Travis lebih mantep dibanding Scott. Travis tuh tipikal drummer yang bisa main buat berbagai proyek musik. Meski kadang isian-isian Travis lebay banget. Maklum, jagoan soalnya.

Tapi friend, pernah ngebayangin nggak gimana jadinya kalau Scott Raynor, si drummer original Blink, nggak pernah cabut dari Blink semenjak rilisnya album Dude Ranch? Nah otomatis kalau Scott nggak pernah cabut, berarti Travis pun nggak akan diajak masuk ke Blink dan kayaknya bakalan terus main sama band dia yang sebelumnya, The Aquabats. Hmmm menarik nggak sih? Saya sih kayak ngebayangin ada beberapa hal yang bakal terjadi sama Blink dan gimana impact musik mereka bakal berbeda banget dibandingin sama apa yang mereka udah lakuin kalau itu kejadian. Mari kita berkhayal, friend!

Formasi Blink-182 awal (Kiri ke kanan: Scott, Mark, Tom)

Blink kayaknya nggak bakal betah di label mayor

Sebenernya, obrolan beberapa A&R major label buat narik Blink masuk ke label mayor udah ada sejak mereka rilis album Chesire Cat. Tapi pada sebuah video interview di tahun 90an, Tom dan Mark menyatakan bahwa mereka nggak ada hasrat dan tujuan bermusik buat masuk major label. Mungkin hal itu masih ada sangkut pautnya sama idealisme punk mereka yang masih kentel di tahun segitu. Eits, jangan sinis dulu friend. Blink emang terkenal sebagai salah satu band pop punk yang influensial lho di tahun 90an. Mereka udah sering banget manggung sama band-band legendaris kayak Strung Out, Lagwagon, bahkan Descendents.

Nah kalau seandainya Blink denngan formasi Scott yang masih main drum jadi masuk mayor label, kayaknya sih mereka nggak akan betah diatur ini itu sama label mayor.

Lagu-lagu hits kayak “All The Small Things” atau bahkan “I Miss You” nggak bakalan ada

Seperti yang saya udah sebut di paragraf pembuka, permainan drum Scott emang identik dengan temponya yang cepet dan tanpa jeda. Perhatiin deh, lagu-lagu Blink di era Scott emang ngebut semua dan nggak ada improvisasi skillful ala teknik drum Travis yang ikonik. Malahan kayaknya jarang juga ada lagu midtempo di album-album Blink zaman Scott (correct me if I’m wrong, Blink fans). Nah bisa jadi karena ada faktor teknik drum Scott yang masih geber, Tom dan Mark pun pasti nggak pernah mikir buat nulis lagu yang nge-pop banget dan terus aja main straightforward punk. Contohnya kayak Bad Religion atau NOFX deh, semua nuansa beat punk-nya selalu hampir mirip di setiap albumnya.

Tapi jujur, saya nggak akan nolak kalau memang bakalan ada versi “All The Small Things” dimana Scott yang main drum. Siapa tahu seenak lagu “Mutt” versi demo sebelum Travis yang ngisi. Just saying.

Nggak bakalan ada drummer-drummer Travis wanna-be dan rip off.

Let’s face it, udah terlalu banyak drummer yang mencoba ingin bermain dan terlihat seperti Travis Barker. Mulai dari teknik permainan, sticking, sampai (yang paling mengesalkan) penampilan fashion-nya yang ditelan mentah-mentah dan malahan nggak pantes kelihatannya. Pretty much like a bad cosplay of your favorite anime character. Kamu boleh nyerang saya dengan dalih “ya bebas dong mau ngikutin gaya atau permainannya, bebas!”. Ya bener, bebas kok. Tapi apa nggak ngebosenin kalau semua drummer mengacu ke permainan Travis supaya bisa dibilang jago? Itu yang salah.

On the alternate side, mungkin kalau Scott yang masih di Blink, bakalan dikit yang ngikutin gaya permainan dia dan penampilan dia. Secara penampilan yang pastinya dia lebih legowo dan nggak loba gaya kayak Travis. Sosok Scott mengingatkan saya kepada para drummer punk rock yang terlihat seperti orang biasa yang berdandan alakadarnya padahal punya kemampuan bermusik atau pengetahuan musik yang mencengangkan. Itu lebih keren.

Ingat ini semua opini lho, friend. Terserah mau lebih suka Scott atau Travis. Tapi at least for me, Scott is way cooler than Travis. It’s an unpopular opinion, though. Pada akhirnya semua itu balik lagi ke selera dan opini masing-masing.

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button