Beta Daemon Suguhkan Musik Pengiring Lantai dan Moshpit Melalui Double Single Terbarunya

Pada Minggu (20/9) kemarin, Beta Daemon, unit post-punk/synth-punk asal Jakarta dan Parung baru saja merilis double single yang berisi ‘Resonansi Sinar Gama’ dan ‘PSBB’. Pada kedua single tersebut Beta Daemon menyuguhkan sesuatu yang cukup berbeda. Walaupun terbilang masih baru, tapi sebenarnya masing-masing personil telah aktif pada proyek musik terpisah, Ape dengan Tarrkam, dan Banone dengan Meet The Doppelganger.

Jika pada ‘Resonansi Sinar Gama’ mereka memainkan nuansa lagu yang elektronik banget, terpengaruh oleh DEVO dan Kraftwerk, namun dengan balutan riff gitar ala punk. Kombinasi yang cukup segar dan unik. Secara internasional mungkin ada cukup banyak, namun untuk skala lokal, saya cukup sulit menemukan pembandingnya, saya hanya ingat nama MOBILDEREK sebagai band yang memainkan musik serupa.

Cukup berbeda dengan single perdananya, pada ‘PSBB’, Beta Daemon melakukan eksperimen lebih jauh lagi dengan memasukkan spoken word yang dikombinasikan dengan musik bising dan juga dinamis. Hal tersebut untuk dilakukan untuk menggambarkan kegamangan seseorang di tengah wabah yang semua orang hadapi saat ini. Selain itu, duo tersebut juga mengajak Anida Bajumi untuk mengisi suara. Pastinya kalian udah mengenal atau familiar dengan nama Anida lah, karena sebelumnya memang telah aktif bermusik bersama Dental Surf Combat, Sugarsting, dan Amerta.

artwork double single.

Mood pada lagu ini pun variatif, dimulai dengan intro dan spoken word yang motorik, disambung dengan bridge yang bising dan penuh dengan noise, hingga ke part reff yang terdengar melankolis,” ucap Banone melalui siaran pers.

Menarik rasanya menunggu rilisan Beta Daemon selanjutnya, apakah mereka akan mengambil arah musik yang dilakukan pada ‘PSBB’, ‘Resonansi Sinar Gama’, atau akan terus melakukan eksperimen.

Bagi kalian yang sedang bosan mendengarkan musik-musik punk-rock dan menginginkan sesuatu yang berbeda, maka double single dari Beta Daemon ini adalah lagu yang tepat untuk didengarkan. Bayangkan kalian sedang berada di lantai dansa, namun diiringi oleh bebunyian elektronik dengan raungan gitar yang nge-punk. Bakalan jadi pengalaman audio yang unik dan menyenangkan pastinya.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button