Band-band Bertopeng Keren yang Harus Kamu Tahu Selain Slipknot

Jika membahas mengenai band yang tampil dengan topeng, mungkin nama Slipknot-lah yang pertama muncul dalam benak kamu. Corey Taylor dan kolega memang terbilang sukses mengusung gimmick tersebut hingga menjadikannya ikon sebagai band bertopeng yang mendunia. Dibalik itu semua, nampaknya memang ada tujuan tersendiri kenapa mereka menggunakan topeng. Frontman band asal Amerika Serikat tersebut, Corey Taylor, sempat menegaskan bahwa penggunaan topeng bagi Slipknot merupakan cara bagi mereka untuk dapat dekat dengan musik yang dimainkan dan tidak mengingat aktivitas di luar musik.

Meskipun begitu, gimmick tetaplah gimmick. Selain Slipknot, nyatanya masih banyak nama-nama yang mesti disebutkan jika membahas mengenai band dengan topeng yang jauh lebih ‘khusyuk’ dalam memainkan perannya. Bahkan, topeng dijadikan sebagai alat guna menyembunyikan wajah mereka untuk melakukan aksi gila di atas panggung, atau bahkan menutupi identitas mereka sepenuhnya. Seratus persen tak diketahui. Epik!

Berikut nama-nama yang akan saya sebutkan dalam tajuk “band-band bertopeng selain Slipknot”. Untuk mengetahui mengenai band-band ini lebih lanjut, kalian bisa mengetuk sub judulnya, ya!

The Locust

discogs.com

Bukan tanpa alasan ketika saya menyebut band ini dengan ‘unit hardcore punk mega-absrud’. Trio asal San Diego, California, ini memang sembrono dalam segala aspek. Musik, judul lagu, artwork album, kostum, bahkan hingga penentuan nama band pun terbilang cukup unik. Maksud saya, bagaimana bisa musik bertempo cepat dan belalang dapat muncul bersamaan dalam pemikiran mereka?

Dari segi musikal, rasanya mustahil bagi kamu untuk langsung menyukai atau minimal hafal setiap bagian lagu (kecuali jika kamu memiliki selera yang kelewat keren) dalam sekali dengar. Benar-benar sebuah pemberontakan.

Untuk beberapa penampilan, mereka pun seringkali mengatur set panggungnya agar seluruh instrumen dapat terlihat di depan, termasuk drum yang pada umumnya ditempatkan di belakang. Alasannya sederhana, yaitu agar seluruh penonton yang datang mendapat pengaruh penuh dari musik yang mereka mainkan, maka mereka harus melihatnya secara langsung.

GWAR

esquire.com

Melihat penampilan GWAR di atas panggung, rasanya seperti hendak menyaksikan karnaval kostum saja. Tapi kamu salah sangka, justru ritual penghacuran tubuh lah yang akan kalian saksikan, lengkap dengan darah bertumpahan ke sana-ke mari. Unit heavy metal asal Richmond, Virginia, ini memang tampak totalitas, berperan sebagai mahluk mitologi antar planet yang biadab.

Pada penampilan live, mereka seringkali melakukan aksi yang mengandung unsur kekerasan, seksual, dan scatological humor. Sialnya, untuk menyaksikan mereka ‘membunuh’ tokoh-tokoh kontroversial, kamu dapat menggunakan keyword “GWAR kills….(nama yang kamu cari)” di kolom pencarian. Kalau nggak percaya, coba deh cari sekarang.

Midnight

discogs.com

Sedikit informasi yang dapat diketahui mengenai band ini, namun yang jelas, band ini dikenal sebagai one-man project, Athenar selaku sosok dibalik Midnight sukses membawa metal/punk kepada sesuatu yang lebih jahat dan kejam lewat skena bawah tanah yang terus mereka diami.

Dalam penampilan live, Midnight kerap kali diisi oleh tiga orang dengan komposisi drum, bas, dan gitar/vokal dengan kain hitam menyerupai topeng yang menutupi seluruh bagian kepala. Gimmick yang menakutkan sekaligus jahat.

Dajjal

djarumcoklat.com

Bandung menjadi kota kelahiran band death metal bentukan tahun 1995 ini. Salah satu pionir yang menghidupi musik ekstrim di tanah air. Bagi kalian para metalheads di seluruh nusantara, rasanya perlu berterimakasih kepada band ini. Didi Kurniadi (Barock), selaku sang vokalis memakai kostum yang tampak seperti algojo sementara untuk pemegang instrumen lainnya menggenakan semacam baju perang yang khas dari bawah sampai atas.

Muchos Libre

thedisplay.net

Band nyeleneh asal Bandung yang tidak dapat dikesampingkan begitu saja namanya. Terbentuk pada tahun 2010 dengan ikon topeng luchador (topeng khas pegulat Meksiko-red) yang eksentrik. Salah satu nama yang patut dikatakan absurd namun epik secara bersamaan. Muchos Libre membawakan musik garage-rock dengan semangat D.I.Y yang kental dalam setiap produksinya. Buktinya adalah pada perilisan EP perdananya, mereka rela melepas rilisan tersebut seharga Rp. 3.500 atau ditukar dengan barang sembako. Si kepikiran.

Kedua frontman bersaudara Korongmentah dan Bagongtempur sudah dapat memastikan bahwa band ini turut membawa kesan jenaka atas nama Muchos Libre.

Ghost

michigandaily.com

Konsep okultisme dan satanis asal Swedia membuat Papa Emeritus (vokalis) dan para Nameless Ghouls (pemain instrumen) menjaga identitasnya lewat kostum yang mereka kenakan sejauh yang mereka bisa. Selama bertahun-tahun, topeng yang mereka kenakan berhasil merahasiakan siapa saja sosok dibalik itu semua. Mungkin, kabar bahwa sosok dibalik sang vokalis adalah Tobias Forge (Repugnant) sudah bergaung dari jauh-jauh hari, namun totalitasnya dapat saya katakan merupakan sesuatu yang sangat suci.

Nah, itu dia kelima band bertopeng selain Slipknot yang harus kamu tahu. Tapi saya yakin masih ada banyak banget nama yang nggak masuk dalam list ini, mungkin bakal saya bahas dalam tulisan lainnya. Mungkin~

Oleh Ilham Fadhilah

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button