Architects Kombinasikan Metalcore dengan Bebunyian Megah pada ‘Dead Butterflies’

Pada Rabu (20/1), unit metalcore asal Britania Raya, Architects, baru saja merilis single terbaru mereka, Dead Butterfliesyang diambil dari salah satu trek pengisi album terbarunya mendatang, ‘For Those That Wish To Exist’. Seakan melengkapi dua single yang telah terlebih dahulu diperkenalkan sebalumnya, yaitu ‘Black Lungs’ dan ‘Animals’, pada ‘Dead Butterflies’, kuintet tersebut kembali memperlihatkan evolusi sound yang telah mereka lakukan sejauh ini. Saya yakin bagi kamu yang mengikuti Architects pada era awal kemunculannya, akan sedikit pangling dengan musik yang mereka mainkan saat ini.

Dikabarkan, memang pada album yang akan dirilis pada 26 Februari mendatang tersebut, Architects melakukan eksperimen sound yang cukup ambisius dengan mencoba mengombinasikan antara lirik-lirik bertema harapan dan nihilistik di sebuah dunia yang telah hancur dengan bebunyian megah ala orkestra, lengkap dengan French horn, strings, synthesizer, dan efek-efek vokal.

“(Pada album ini) semuanya terasa lebih megah dari sebelumnya,” ungkap Sam Carter.

Ternyata pada album ini, Dan Searle, gitaris sekaligus songwriter dari Architects memperlihatkan pandangannya terhadap apa yang sedang terjadi di dunia saat ini.

“Album ini adalah bagaimana diriku melihat ketidakmampuan kita untuk berubah ke cara hidup yang akan lebih menopang umat manusia dan menyelamatkan planet ini,” ungkapnya.

Wah, tema yang cukup serius kalau gitu mah. Sambil nunggu perilisan album penuhnya yang kurang lebih sebulan lagi, sekarang kita nikmati dulu aja ‘Dead Butterflies’ dari Architects di bawah ini, friend!

Show More

Related Articles

Back to top button