Apa Jadinya Kalau Sendal Jepit Yang Masuk Label Mayor, Bukan Rocket Rockers?

Gara-gara banyak orang yang mulai keranjingan film-film Marvel Cinematic Universe, konsep soal teori multiverse jadi banyak yang bahas deh akhir-akhir ini. Opini-opini macem apa jadinya kalau Deadpool masuk MCU atau gimana caranya X-Men masuk ke MCU lewat film Dr. Strange: Multiverse Of Madness muncul. Semua itu dikait-kaitkan dan dilandasi oleh teori multiverse.

Karena saya orang yang suka mengkhayal dan lumayan ngikutin bahasan teori yang kayak gitu, saya jadi kepikiran beberapa hal multiverse di dalam ranah permusikan. Kayak apa jadinya kalau Kurt Cobain nggak bunuh diri. Apakah Nirvana bakal bikin album jelek kayak Guns N Roses demi kompromi pasar gitu? Atau apa jadinya kalau yang masuk major label itu NOFX, bukan Green Day. Apa Fat Mike bakal bikin album jelek kayak 21st Century Breakdown? Nggak usah jauh-jauh lah, band lokal pun saya lamunin. Kayak gimana kalau seandainya yang duluan masuk major label itu Sendal Jepit, bukan Rocket Rockers.

Foto: Facebook Sendal Jepit

Nah lamunan terakhir itu lumayan bikin saya ngawang tinggi banget. Soalnya kayaknya semua fenomena yang berkutat di kancah pop punk/punk rock hari ini kayaknya bakal berubah drastis kalau itu memang terjadi. FYI, lamunan ini nggak kaleng-kaleng lho. Faktanya, di tahun 2000an lalu band melodic punk legendaris asal Bandung itu beneran sempet dikontak sama Aquarius Musikindo. Konon katanya, Aquarius adalah perusahaan rekaman terbesar kedua di Indonesia setelah Musica. Tapi yang bikin menarik adalah timing Sendal Jepit dihadapkan dengan tawaran tersebut. Mereka dikontak Aquarius tepat setelah Kuta Rock City rilis dan sebelum album Ras Bebas milik Rocket Rockers mejeng di rak toko-toko musik waktu itu. Gila nggak, friend?!

Berita tentang Sendal Jepit itu memang sudah lama berhembus kabarnya di lingkaran pergaulan musik cutting edge waktu itu. Dan beberapa waktu lalu, akhirnya saya pun memutuskan buat ngobrol langsung sama Randy ‘Tremorez’ (gitaris Sendal Jepit) buat kroscek tentang kabar itu. “Emang bener kok, kita ditawarin sama Aquarius buat dapet kontrak itu seberes rilis ‘Ini Bukan Album Metal’ (tahun 2004-red),” ujar Randy. “Awalnya sih dinaik-naikin tapi lama-lama obrolannya malah menjurus buat bikin kami terkekang sama kepentingan mereka,” lanjutnya. Randy pun mengaku tidak menyesal akan pilihannya untuk tidak mengambil tawaran Aquarius. “Ah da nggak nyesel kita mah, lempeng-lempeng aja. Nggak ngaruh juga kali ya buat Sendal Jepit di masa itu (tertawa),” kelakarnya.

via bandcamp.com

Berbeda dengan pendapat yang Randy kemukakan di atas, saya rasa fenomena unik akan muncul kalau Sendal Jepit memutuskan untuk tetap masuk ke Aquarius waktu itu. Bukan rahasia kalau musik pop punk ala Rocket Rockers atau Pee Wee Gaskins menjadi menjamur karena pengaruh kedua band tersebut yang sering diekspos oleh media pada saat itu. Buktinya band-band seperti Stand Here Alone atau Lowdick lebih diminati oleh pasar dan bisa melaju lebih jauh hari ini dibandingkan dengan band-band bernuansa punk rock ala Sendal Jepit. Mungkin Superman Is Dead memang sudah lebih dulu masuk label mayor dan punya fanbase yang lebih masif, tapi kamu boleh perhatikan apa ada band lain yang musiknya satu nuansa dengan SID yang bisa se-level dengan band-band pop punk yang saya sebutkan tadi? Correct me if I’m wrong, but none.

Biar gampang ngebayanginnya, saya bakal kasih tiga poin lamunan saya kalau memang bukan Rocket Rockers yang masuk ke label mayor, melainkan Sendal Jepit.

Band-band melodic punk ngebut bakal lebih menjamur

Seperti yang saya sebutkan di atas, pengaruh Rocket Rockers terhadap pergerakkan kancah pop punk memang signifikan. Sudah terlalu banyak band-band pop punk yang ingin mempunyai kualitas seperti Rocket Rockers tapi hasilnya malah medioker. Tapi apa jadinya kalau Sendal Jepit yang ada di posisi Rocket Rockers? Ya, yang pasti bakalan banyak band-band rip off Sendal Jepit. Bahkan, mungkin band-band pop punk sejenis Rocket Rockers nggak bakalan sesukses sekarang dan posisi mereka digantikan oleh band-band melodic punk/punk rock yang sejalur dengan Sendal Jepit. Bayangin deh, mungkin band-band kayak Mesin Diesel atau Joey The Gangster yang bakalan main di acara-acara sponsor gede atau masuk TV. Who knows?

Fashion “geek” atau “party dorks” nggak bakalan rame

Sebagai orang yang beneran bolor dan pake kacamata baca beneran (ayolah, kacamata bolong itu payah), tren dandanan fake geek atau party dorks lumayan bikin saya muak. Dan sebenernya kalau mau ‘menyalahkan’ siapa yang memulai tren itu, ya salah satunya Rocket Rockers. Ex-vokalis Rocket Rockers, Ucay sempet mempopulerkan gaya geeky ala dia lewat beberapa posenya di berbagai media dan penampilannya. Plus, saat itu Rocket Rockers sedang berada di puncak karirnya. Ya, akhirnya gaya itu jadi nge-tren.

Nah bayangin kalau Sendal Jepit yang ada di posisi Rocket Rockers waktu itu. Fashion mereka mungkin sama-sama kasual, tapi untuk urusan gimmick kayaknya Sendal Jepit nggak se-gape Rocket Rockers. Mungkin Sendal Jepit malah bikin nge-tren dandanan yang lebih punk. Secara gitu, mereka ‘kan roots punk-nya lebih dalem. Mungkin tren jaket kulit ala Ramones bakal rame sebelum dipake sama socalled-seniman-fakeemohipster kayak sekarang.

Bakalan banyak band punk rock luar negeri yang tur ke Indonesia

Oke mungkin NOFX, MxPx, dan Bad Religion udah pernah manggung di sini. Tapi bayangin deh kalau Sendal Jepit ada di posisi Rocket Rockers, bargaining power para pelaku industri musik buat ngelobi band-band punk rock luar negeri bakalan lebih kenceng. Ya iyalah, band punk rock kayak Sendal Jepit aja bisa sukses di jalur mayor, pasti yang nonton konser band-band punk rock luar negeri pun bakalan banyak alias pundi pundi duit yang efektif! Bisa aja band-band kayak Pennywise, Descendents, atau bahkan NOFX jadi sering manggung di Indonesia karena mereka udah pasti dibayar proper.

Ah tapi ya kembali lagi, itu semua cuma lamunan. Eh, tulisan ini nggak ada maksud mendiskreditkan Rocket Rockers atau band-band pop punk sejenis yang ada di jalur mainstream ya. Namanya juga berkhayal. Bebas dong mau berkhayal kayak gimana juga. Toh masanya udah lewat dan nggak bakaln kejadian juga. Eh tapi ‘kan nothing is impossible, bakalan kejadian nggak ya? Ah sudahlah.
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button