5 Rekomendasi Band Skramz Lokal yang Harus Kamu Tahu!

Mungkin akan banyak yang sedikit asing mendengar istilah skramz. Sebenarnya skramz merupakan nama lain dari screamo, sebuah sub-genre dari emo atau post-hardcore yang melakukan pendekatan musik yang lebih agresif dan sangat terinfluence oleh hardcore punk.

Istilah ini muncul pada tahun 2000an yang dibuat oleh segelintir orang dikarenakan kesalahan penggunaan istilah “screamo” yang digunakan berbagai media mainstream untuk mendesripsikan band-band metalcore. Termskramz” akhirnya dibuat untuk menghindari kebingungan antara band yang sering mendapatkan persepsi yang salah dan dilabeli dengan screamo, dengan band yang benar-benar memainkan musik screamo dengan influence dasarnya, yaitu hardcore punk. Kurang lebih seperti itu cikal bakal istilah skramz ini keluar. Buat selengkapnya, mungkin nanti saya bakal bikin artikel yg lebih mendetail, deh.

Untuk di Indonesia sendiri, tak bisa dipungkiri kemunculan kompilasi Revolution Autumn pada tahun 2013 silam menjadi katalis bermunculannya band-band yang mengusung skramz/screamo sebagai aliran bermusiknya. Selain itu, melalui kompilasi tersebut juga banyak orang yang mencari tahu lebih jauh mengenai screamo yang banyak dikenal selama ini dengan skramz yang disebut-sebut sebagai “Real Emo/Screamo”. Berikut adalah 5 band skramz/screamo lokal yang berada pada generasi awal kompilasi tersebut ataupun setelahnya yang harus kamu tahu!

1. A City Sorrow Built

Merupakan trio asal Bali yang sudah lama hiatus. Tercatat mereka terakhir aktif dengan merilis sebuah album penuh berjudul ‘Ai’ yang dirilis pada tahun 2015. Namun terkadang muncul secara tiba-tiba di sosial media dan sekejap menghilang lagi. Gaib sekali memang.

Membawakan irisan antara musik skramz dan post-rock yang kemudian digunakan untuk mengemas cerita-cerita personal seperti, kegagalan dalam hubungan, existential crisis, dan kematian orang tua. A City Sorrow Built sangat cocok buat kamu yang menyukai post-rock yang bising dan baru mulai ingin mendengarkan musik skramz.

2. Senja Dalam Prosa

Band yang sempat masuk ke dalam list rekomendasi band skramz/screamo di Asia Tenggara versi Bandcamp pada tahun 2018 ini memiliki ciri khas dengan membawakan lirik berbahasa Indonesia pada mayoritas lagunya. Di mana hal tersebut bisa menjadi nilai tambah, karena selain bisa lebih mudah dimengerti, penggunaan Bahasa Indonesia juga bisa menjadi daya Tarik bagi pendengar luar negeri. Cocok banget deh pokoknya buat dijadiin duta bahasa. Hehehe.

Walaupun sempat melakukan bongkar-pasang personil, band asal Surakarta ini masih aktif hingga saat ini. Sejauh ini Senja Dalam Prosa sudah memiliki 2 buah EP dan sebuah single yang bisa kamu dengerin via platform musik digital kesukaan kamu, friend!

3. Glare

Power! Satu kata yang terlintas ketika melihat penampilan Glare secara langsung. Dengan line-up yang cukup unik, yaitu vokal, gitar, dan drum, tanpa bass, Glare dapat tetap menyampaikan emosinya secara maksimal dan meledak-ledak.

Sedikit trivia, dua personilnya juga mengelola sebuah record label yang berfokus dalam merilis band-band post-hardcore/skramz/screamo bernama Benalu Records. Bersama Senja Dalam Prosa, trio ini juga masuk ke dalam list rekomendasi band skramz/screamo di Asia Tenggara versi Bandcamp pada tahun 2018.

4. LKTDOV

LKTDOV adalah semacam supergrup dari musisi-musisi asal Jogja. Pada awalnya, band ini merupakan hasil peleburan antara beberapa buah proyek musik, yaitu Last Kiss Good Night, To Die, dan Lord of Visceroth.

Merupakan salah satu veteran di scene screamo local yang masih aktif saat ini. Banyak terpengaruh oleh band-band seperti Heaven In Her Arms, Envy, dan City of Caterpillar, LKTDOV menyuguhkan perpaduan antara berbagai eksperimentasi jenis vokal, seperti spoken words dan scream, dengan musik mengawang ala post-rock.

Oh iya, ada saran nih buat kamu yang mau nonton mereka secara live, pastikan kamu bawa tisu ataupun sapu tangan karena kamu dijamin nangis. Tapi kalau nggak mau bawa juga nggak apa sih, karena biasanya mereka juga suka bagi-bagi tisu secara gratis sebelum atau di tengah setnya.

5. Melabuh Kelabu

Jika dibandingkan dengan band lain yang ada pada list ini, Melabuh Kelabu adalah band yang paling muda. Kuartet asal Surabaya ini memainkan musik agresif ala band-band screamo/skramz/emo-violence 90an seperti Raein, Loma Prieta, Suis La Lune, dan lain-lain.

Hingga saat ini, mereka baru memiliki sebuah EP berjudul Prahara yang dirilis secara swadaya melalui record label yang dikelola sendiri bernama Paska Records. Walaupun begitu, Melabuh Kelabu dapat menjadi harapan sebagai salah satu wakil Surabaya di kancah post-hardcore/screamo/skramz nasional.

Nah, itu dia beberapa rekomendasi band skramz dari Rich Music. Semoga lewat rekomendasi ini pengetahuan kamu soal band-band skramz lokal jadi lebih luas, ya. Kira-kira mana band favoritmu, nih? Jangan lupa sebarkan ke teman-teman kamu juga yaa, friend!

Related Articles

Back to top button