5 Barang yang Wajib Kamu Miliki Sebagai Emokid di Tahun 2000an

Mari kita sedikit bernostalgia ke era 2000an di mana term “emo” mulai dikenal dan mencapai masa popularitasnya. Walaupun pada era tersebut pengertiannya jadi agak sedikit melenceng dari pengertian yang sebenarnya, tapi hal tersebut nyatanya menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia pastinya.

Bahkan ada bercandaan yang sempat beredar di kalangan barudak, kalau fase tumbuh kembang itu terbagi jadi “anak-remaja-emo-dewasa”. Hadeh, ada-ada aja. Tapi memang bener, sih. Rasanya orang-orang yang menginjak masa remajanya pada tahun 2000an pasti pernah menjadi seorang emokid, baik secara musik ataupun dandanan.

Dandanan serba hitam dengan rambut polem (poni lempar-red) dan celana skinny seketika jadi semacam standar “gaul” buat remaja pada era tersebut. Walaupun sebenarnya dandanan tersebut ada di batas abu-abu dengan dandanan ala gothic. Anyway, bagi sebagian orang, mengingat masa-masa tersebut mungkin jadi sesuatu yang memalukan, tapi buat beberapa orang lainnya mungkin malah jadi sesuatu yang lucu buat dikenang.

Nah, seperti yang kita semua tau, ada beberapa barang yang wajib dimiliki oleh para emokid miliki demi memenuhi gaya tersebut. Kira-kira ada apa aja ya? Yuk, kita mulai bahasan soal barang apa aja sih yang jadi barang wajib para emokid di tahun 2000an?

Eyeliner

via pinterest.com

Barang wajib yang pertama adalah eyeliner. Salah satu hal yang paling mencolok ketika mengidentifikasi seseorang sebagai emokid garis keras adalah seberapa terampil dia menggunakan eyeliner. Hal ini bukan hanya berlaku bagi perempuan aja, friend, tapi buat laki-laki juga.

Catokan

via pinterest.com

Rambut lurus berponi melambai menutupi muka adalah sebuah hairstyle wajib dari para emokid tahun 2000an. Untuk mendapatkan gaya rambut seperti itu, ada banyak cara bisa dilakukan, yaitu dengan cara ke salon atau dengan DIY alias sendiri. Tapi kebayang dong harus nyiapin budget berapa kalau setiap harinya mesti ke salon cuma demi dapat hairstyle yang maksimal.

Catokan jadi salah satu senjata utama buat para emokid yang ingin berdandan maksimal setiap harinya dengan budget minim. Kamu juga nggak perlu selalu beli sendiri buat dapetin barangnya, bisa juga patungan dan pakai barangnya bergantian biar menekan budget. Selain gaya, kamu juga bisa mempererat persaudaraan dengan sesama emokid. Cie gitu.

Kaos Band Berwarna Hitam

via raru.co.za

Sebagai salah satu validator kalau kamu bukan cuma poser yang berdandan ala emokid, kaos band kesukaan kamu juga nggak boleh kelewat buat dipakai, dong. Kaos band yang dipakai juga wajib berwarna hitam, biar mencitrakan kesedihan dan kekelaman yang hakiki. Selain itu, ada karakteristik khusus juga yang harus kamu penuhi sebelum memakai kaos, yaitu memilih ukuran kaos 1 size lebih kecil dari size asli badan kalian, biar keliatan gemas.

Skinny Jeans

via sutanrajaamurang.co

Nah, untuk melengkapi kaos hitam berukuran indies tersebut, pastinya harus didukung juga dengan bawahan yang nggak terlalu jauh berbeda. Mungkin itu salah satu alasannya kenapa skinny jeans menjadi seragam bawahan wajib buat para emokid. Kan agak aneh keliatannya kalau pake atasan yang indies, tapi pakai bawahan yang gombrang. Hee.

Kutek Hitam

via cupofjo.com

Untuk menciptakan kesan kegelapan dan kesedihan yang maksimal, kutek hitam jadi andalan para emokid untuk melengkapi outfit-nya. Dari ujung kepala sampai kaki udah berpakaian serba hitam, detil terkecil juga nggak boleh kelewat, dong. Biar dandanan emo kamu bisa memukau gebetan dan nggak dijauhi teman-teman sepermainan. Walaupun jadi terkesan feminim buat para lelaki, tapi yang penting gaya tetap maksimal.

Nah, itu dia kelima barang yang wajib dimiliki oleh emokid pada tahun 2000an. Ada juga sih, beberapa barang tambahan lainnya yang berfungsi untuk menambah detail, seperti gelang, button pin, converse yang dicoret-coret lirik lagu kesukaan, dan barang lainnya. Selain barang-barang yang udah disebutin, kira-kira ada apa lagi ya yang terlewat? Jangan ragu buat kasih tahu Rich Music yaa!

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button