10 Tahun Hiatus, Genghis Tron Kembali dengan ‘Dream Weapon’

Kalau kamu sedang bosan mendengarkan band-band metal yang hampir terdengar serupa dengan penggunaan formula yang sama belakangan ini, saya sarankan kamu untuk mendengarkan Genghis Tron. Sebuah band experimental metal yang baru saja bangkit dari masa hiatusnya selama kurang lebih 10 tahun.

Pada momen comeback-nya ini, Genghis Tron membawa beberapa berita yang wajib banget kamu perhatiin. Pertama, mereka mengumumkan akan merilis album terbarunya yang ditandai oleh perilisan single ‘Dream Weaponpada Selasa (26/1), kedua adalah amunisi baru pada personilnya yang kini dibantu oleh Tony Wolski (The Armed) pada departemen vokal dan Nick Yacyshyn (Sumac/Baptist) sebagai drummer.

Hal tersebut tentu saja pada akhirnya berpengaruh terhadap sound yang dibawakan Genghis Tron, namun tetap dalam karakternya di mana mereka mengeksplorasi musik metal yang digabungkan oleh musik electronic. Tapi bukan pendekatan ala crabcore loh ya, beda banget ini mah.

Pada album barunya nanti, dikabarkan akan meneruskan narasi yang telah mereka bawakan pada trek terakhir di album ‘Board Up the House’, yaitu ‘Relief’.

“Trek penutup pada album ‘Board Up the House’, ‘Relief’, bercerita mengenai bagaimana manusia menjadi beban bagi planet yang dihuninya, dan bagaimana bumi akan tetap bertahan bahkan setelah kita semua tiada,” ungkap Jordan. “Ada sebuah kesedihan pada bagian akhirnya, tapi ada perasaan lega -dan keindahan- juga. ‘Dream Weapon’ adalah kurang lebih sebuah album metitasi mengenai tema tersebut.”

Bagi kamu yang menyukai musik-musik seperti Code Orange, rasanya hal wajib buat kamu mengeksplorasi discography dari Genghis Tron juga. Mengingat kuintet ini disebut sebagai pelopor band yang memainkan sound tersebut, mengingat mereka sebenarnya telah aktif sejak 2004 silam, namun memasuki masa hiatus pada tahun 2010.

Buat yang memang lagi butuh referensi musik baru, buruan dengerin single ‘Dream Weapon’ dari Genghis Tron di bawah ini, friend!

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button